Surat Alex, Obama, dan Omran Si Bocah Syria

http://kabarmisionaris.com/surat-alex-obama-dan-omran-si-bocah-syria.html

http://kabarmisionaris.com/surat-alex-obama-dan-omran-si-bocah-syria.html

 Senin  03/10/2016 (2)

Dear Presiden Obama. Masih ingat pada bocah yang dijemput ambulans Syria itu? Bisakah Anda menjemputnya dan mengajaknya ke rumah saya? Ke taman, di jalan masuk rumah kami dan kami akan menantikan kalian sambil membawa bendera, bunga dan balon,” tulis bocah berusia enam tahun pada paragraf pertama suratnya.

Alex, nama bocah itu, berjanji menjadikan Omran sebagai adik laki-lakinya. Dalam surat tiga lembar itu, Alex bercerita tentang dirinya dan adik perempuannya, Catherine.

Alex menuliskan bahwa ia ingin menjadikan Omran sebagai saudara angkatnya. Ia berjanji akan memperkenalkan Omran kepada beberapa teman sekolahnya. “Kami akan bermain bersama-sama. Kami juga akan mengajaknya ke pesta ulang tahun, “ terangnya.

Sesudah menerima surat itu, Obama langsung membaca surat Alex di Markas besar PBB, di hadapan para pemimpin negara. Sesudah membacakan surat Alex, Obama menambahkan, “Kita semua bisa belajar tentang rasa kemanusiaan yang ditulis Alex. Bocah itu mengajari kita untuk mengasihi tanpa menjadi sinis dan berprasangka.”

Dalam video yang ditautkan di facebook, Obama sekali lagi menyerukan, “Seharusnya, kita semua bisa berbuat lebih daripada Alex. Bayangkan, seperti apa indahnya dunia ini jika kita semua seperti dia. Bayangkan, berapa banyak nyawa yang bisa kita selamatkan,” ujarnya.

Saat membaca kisah ini saya teringat satu pertanyaan Yesus yang sangat istimewa:

“Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu? Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!” (Luk, 10: 36-37) (Bill Halan)

Sumber inspirasi cerita: Berita Jawa Pos, Jumat 23 september 2016

Keterangan foto: persahabatan Gilang, Carla, Putra, dan Jeins