Sari Firman: Minggu Prapaskah 5

            Pater Leo Kleden, SVD

Injil: Yoh 12: 20-33

Misteri Wafat dan Kebangkitan

1)”Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah”. Ini hukum alam yang dipakai Yesus sebagai ibarat untuk menjelaskan jalan keselamatan yang dirintis-Nya: Dia, Putra Tunggal Allah, mengurbankan nyawa agar melahirkan kita sebagai anak-anak Allah.

2)”Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia memeliharanya untuk hidup yang kekal”.

Dengan kata-kata ini Yesus merumuskan prinsip hidup yang paling dasariah yaitu bahwa hanya dengan mengorbankan diri bagi sesama, orang menemukan jati diri yang sesungguhnya. Ini juga jalan keselamatan satu-satuNya yang dirintis Yesus melalui jalan Salib menuju Kebangkitan.

3) DOA

+ Yesus, ajarlah kami mengikuti jalanmu, jalan benih gandum yang harus mati untuk tumbuh dan menghasilkan buah berlimpah sebab hanya dengan memberi kami menerima, dengan berbagi kami dilimpahi, dengan mengurbankan nyawa, kami mencapai hidup baru

+ Amin