Sari Firman Minggu Biasa 34

Pater Leo Kleden SVD

Pesta Kristus Raja

Dan. 7:13-14, Why 1:5-8, Yoh 18:33-38

  1. Pada minggu terakhir Tahun Liturgi kita merayakan Pesta Kristus Raja Semesta Alam untuk mengungkapkan pengakuan iman bahwa seluruh umat manusia dan semesta ciptaan diselamatkan berkat rahmat penebusan Kristus.

  2. Tetapi di hadapan Pilatus Yesus berkata terus terang: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini”. Dengan mengatakan ini di depan penguasa Romawi Yesus menunjukkan kontras yang sangat tajam antara dua macam kekuasaan.

    • Pilatus mewakili Kekaiseran Romawi, kerajaan yang paling berkuasa di seluruh dunia saat itu. Kerajaan ini didasarkan pada kekuatan senjata. Rakyat dipaksa untuk tunduk kepada kekuasaan raja atau kaiser. Kekuasaan Kristus didasarkan pada kebenaran. “Aku adalah Raja. Untuk itulah Aku lahir, dan untuk itulah Aku datang ke dunia ini, yakni untuk memberi kesaksian tentang kebenaran”. Kebenaran tidak memaksa, tapi mengundang orang untuk menerimanya dengan segenap hati.

    • Dalam kerajaan duniawi rakyat dipaksa menjadi kawula atau hamba yang mengurbankan diri demi sang raja. Sebaliknya dalam kerajaan Kristus: Dia mengurbankan diri agar kita boleh hidup dalam kemerdekaan sebagai anak-anak terkasih Bapa.

    • Semua kekuasaan duniawi bersifat fana dan akan binasa. Hanya Kerajaan Allah yang dimaklumkan Kristus bersifat abadi. “Dan segala bangsa, suku dan bahasa mengabdi kepada-Nya. Kekuasaan-Nya kekal adanya dan Kerajaan-Nya takkan binasa” (Dan 7:14).

    • Kekuasaan raja-raja duniawi bersifat sewenang-wenang. Kekuasaan Kristus berdasarkan kasih. “Dia mengasihi kita, dan berkat darah-Nya Ia telah melepaskan kita dari dosa kita. Dia telah membuat kita menjadi suatu Kerajaan dan menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya. Bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin” (Why 1:5b-6).

  1. DOA

+ Kristus Tuhan, jadikanlah kami warga Kerajaan-Mu, umat suci yang hidup dalam cahaya kebenaran dan setia mengikuti teladan Kasih-Mu yang mengurbankan diri bagi kami.  Semoga kami pun berani mempersembahkan diri sebagai kurban pujian bagi Tuhan dan tanda berkat bagi sesama + Amin