Sajak Gody Usnaat: Stasi IV

Gody Usnaat

 

Pada dada jalan menuju golgota

Maria berdiri menanti Yesus bersama ribuan bunyi bisu

menanti seperti sakit yang belum menemu sembuh

di kejauhan, datang-Nya tiba

membawa sabda yang menjelma salib

hati kaki Maria beranjak

anak salibnya mendekat

“Lihatlah…anakku bukan lagi milikku

sebagaimana sagu yang kau tanam

tidak untuk kau panen”

anak salib kini semacam benih

yang matinya ditabur penabur

sedang pada mata luka lebam-Nya

Maria melihat sabda Simeon bertunas :

suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri

Yesus memandang ibunya semacam pohon gomo:

bertubuh sabar berwajah subur

“ibu, inilah anakmu…” katanya

“biarkanlah anakmu pergi”

sebab pergi ialah menjumpai tanah yang padanya benih mati, tumbuh (Ubrub-2018) (Gody Usnaat)