RIP Pater Gregorius Jehanus SVD: Setahun Sesudah Perak Imamat

12790927_544736269018626_3122342391353507037_nPada tanggal 17 Agustus 2016, Bangsa Indonesia merayakan dengan penuh sukacita Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-71 RI. Pelbagai kegiatan diselenggarakan dan kita tenggelam dalam kegembiraan dan sukacita.

Pada hari yang sama, seorang Misionaris SVD, asal Tilir, Ruteng, Flores-NTT, Pater Gregorius Jehanus SVD meninggal di tanah misi, Papua New Guinea (PNG).

Pater Gregorius diduga mendapat serangan jantung, saat sedang berbicara dengan umatnya di depan pastoran, ia terjatuh. Maut tidak dapat ditolak. Keluarga besar Serikat Sabda Allah, berduka, umat di PNG berduka, para sahabat, kenalan, dan keluarga besar di kampung halaman berduka.

Enam hari sesudah meninggalnya, yakni pada hari Selasa 23/08/2016, Pater Gregorius dikuburkan.  Pater Risco Batbual SVD, Misionaris asal Indonesia di PNG, menginformasikan bahwa selama menanti hari penguburan, almarhum Pater Gregorius disemayamkan di Rumah Sakit Umum Modilon, Kota Kabupaten Madang.

Informasi yang sama juga datang dari Pater Jokri SVD, Misionaris SVD adalah Indonesia, yang menjelaskan bahwa rentang waktu yang cukup lama, sejak meninggalnya Pater Gregorius hingga hari penguburannya, disebabkan beberapa alasan, misalnya menunggu kedatangan para pastor dari pelbagai paroki yang harus mengurus tiket pesawat, juga sambil menanti kedatangan saudari dari Pastor Gregorius, yakni Suster Angela yang datang dari Italia.

Almarhum Pater Gregorius, sebagaimana yang diinformasikan Bruder Martin Tnines SVD, merupakan Misionaris SVD asal Indonesia, angkatan kelima yang dikirim ke PNG. “Misionaris SVD asal Indonesia yang dikirim pertama kali ke PNG adalah Almarhum Pater Saverinus Pambut SVD dan Almarhum Pater Bosco Tou SVD,” demikian Bruder Martin, Antropolog SVD yang berkarya di Pusat Riset Ekumenis Melanesia Institute menyebutkan.

“Angkatan kedua adalah Pater Paul Dau SVD dan Pater Alo Wuring SVD. Angkatan ketiga adalah Pater Zakaria Kaju SVD. Angkatan keempat adalah Pater Paul Liwun SVD. Sedangkan angkatan kelima adalah Almarhum Pater Gregorius Jehanus dan rekannya Pater Freddy Jehadin SVD.  Pater Liwun dan Pater Jehadin menjadi saksi hidup, karya misi Pater Gregorius di PNG, ”Bruder Martin menambahkan.

Pater Gregorius, ditabiskan pada tanggal 16 Juni 1990. Tanggal 29 Juni 1991 ia tiba di PNG. Tahun 1991-1993, Pater Gregorius menjadi pastor pembantu di Paroki Yobai, dan kemudian menjadi pastor paroki selama dua tahun di tempat ini. Tahun 1997, Pater Gregorius menjadi Pastor Paroki di Dirima dan Paroki Nondri. Tahun 200o, Pater Gregorius juga menjadi pastor Paroki di Yuri sesudah Pater Francis Deplan kembali ke Australia dan meninggal di sana. Tahun 2011, Pater Gregorius menjadi Pastor Paroki di Mirap. Pada 19 Mei 2015,  Pater Gregorius merayakan Perak Imamat di Paroki Mirap. Di tempat pula, Pater Gregorius menghembuskan nafasnya yang terakhir. (Bill Halan) Informasi tentang penguburan Pater Gregorius silahkan klik link ini

sumber foto: akun fb alm. Pater Gregorius