Sari Firman Minggu Biasa ke 29

Pater Leo Kleden SVD

Bacaan: Yes 53:10-11, Mrk.10:35-45

Hamba Yahweh dan Pelayan Manusia

  1. Yes 53 berisi nubuat tentang Hamba Yahweh yang menderita. Kali ini kita hanya baca nukilan ayat 10-11. Tetapi dalam ayat 4 ada tertulis: “Sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggungnya, kesengsaraan kitalah yang dipikulnya.” “Seperti anak domba dibawa ke pembantaian… ia tidak membuka mulutnya” (53:7). Lalu dalam ayat 11 Minggu ini kita baca firman Tuhan: “Hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan memikul kejahatan mereka.” Inilah nubuat tentang Almasih yang menanggung sengsara untuk menebus dosa kita.

  1. Dalam Injil Markus, tiga kali Yesus berbicara tentang sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya. Tetapi murid-murid tidak mengerti dan masih tetap berpikir bahwa Almasih akan menjadi raja agung penuh kemegahan di dunia ini. Karena itu Yakobus dan Yohanes meminta agar mereka duduk di sebelah kiri dan kanan Yesus dalam Kerajaan Messianis.

  1. Rasul-rasul lain marah terhadap ambisi kedua bersaudara itu. Tetapi Yesus menegur mereka dan berkata: “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. “

  1. Yesus sendiri memberi teladan: “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. ” Dengan ini Yesus mengajar bahwa pemimpin sejati adalah pelayan dan hamba semua orang.

  1. Rahasia kekuatan air yang dahsyat ialah bahwa ia selalu mengalir ke tempat yang rendah. Rahasia kekuatan murid Kristus yang dahsyat ialah bahwa dia rendah hati, tunduk melayani seperti Yesus, Hamba Yahweh yang menderita dan menjadi pelayan semua orang.

  1. DOA

+ Yesus Almasih, sebelum mengurbankan nyawa di salib Engkau membasuh kaki murid-murid-Mu. Basuhlah kaki kami dari debu jalan-jalan lama, yaitu jalan keangkuhan dan ingat diri. Dan berilah kami kemerdekaan untuk menempuh jalan baru dalam kerendahan hati dan pengabdian kasih + Amin