SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka: “1000 Lilin – Solidaritas Doa Untuk Surabaya dan Nusantara-Ku”

“1000 Lilin dalam Solidaritas Doa untuk Surabaya dan Nusantara-Ku” diselenggarakan oleh SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka bekerjasama dengan Umat Paroki St. Yosep Riangkemie. Kegiatan ini sebagai satu rangkaian kegiatan “Live In” SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka di Paroki St. Yosep Riangkemie.

Acara  penyalaan 1000 Lilin adalah sebagai bentuk kepedulian sosial atas peristiwa kemanusiaan (terorisme) di Surabaya dan di Mako Brimob serta peristiwa teror lainnya yang terjadi di Nusantara ini.

1000 Lilin – Solidaritas Doa untuk Surabaya dilaksanakan pada Pkl. 18.00 wita – selesai, yang bertempat di halaman Gereja Paroki St. Yosep Riangkemie.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pastor Paroki St. Yosep Riangkemie, Romo Donatus Selindang Kolin, Pr; Kepala Sekolah SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka, Romo Martinus Kapitan Sogen, Pr; Kepala Desa Riangkemie dan Kepala Desa Lewohala; Tokoh Adat; Tokoh Pemuda; Umat Paroki St. Yosep Riangkemie dan juga pelajar SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka, bersamaan dengan ini pun disampaikan pernyataan oleh masing-masing perwakilan.

Adapun isi ringkas pernyataan sikap tersebut adalah 1).Mengutuk keras semua tindakan kekerasan, radikalisme dan teror; 2. Mendorong dan mendukung pemerintah Republik Indonesia untuk mengusut dan memberantas terorisme dari bumi nusantara NKRI. Selama kegiatan lilin tetap dinyalakan sebagai solidaritas atas korban dan juga doa untuk pelaku untuk bertobat

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Orasi-Orasi 1000 Lilin, Pernyataan Sikap, Doa Rosario, dan Berkat Penutup. Pada akhir rangkaian kegiatan, 1000 Lilin ditempatkan di depan Patung Bunda Maria diiringi lagu-lagu Maria. (Karolus Banda Larantukan – Staf Pengajar SMAK St. Fransiskus Asisi Larantuka).