Sari Firman: Minggu Prapaskah 4

Pater Leo Kleden, SVD

Bacaan: Injil Yoh 3:14-21

 

 

“Begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal…”

1. NAS INJIL INI merupakan bagian paling inti dari iman Kristiani. Paus Benediktus XVI meringkasnya dalam dua kata, yaitu Yesus dan Kasih.

a. YESUS:

Kepercayaan bahwa Allah menjadi manusia dalam diri Yesus Almasih  dan mengurbankan nyawa di Salib untuk menyelamatkan kita adalah hal yang jauh melampaui nalar dan hanya bisa diterima dalam iman.

b. KASIH:

Seluruh hukum agama dirangkum dan dipadatkan Yesus dalam amanat Kasih, dan hidup Yesus sendiri adalah pewahyuan Kasih Allah untuk kita.

2. Melalui Yesus kita tahu:

ALLAH ADALAH KASIH. Dan Kasih itu tidak menghukum kita.

“Sebab Allah mengutus Putra-Nya bukan untuk menghakimi dunia melainkan untuk menyelamatkan.”

Hukuman satu-satunya ialah ini: “Terang telah datang ke dalam dunia tetapi manusia lebih menyukai kegelapan”.

Kasih Tuhan Mahapenyayang lebih luas dari langit, lebih dermawan dari matahari dan renyai hujan. Tetapi manusia dalam kemerdekaannya bisa menerima atau menolak tawaran kasih yang melimpah ruah itu. Menolak tawaran Kasih Tuhan: itulah hakekat dari dosa dan hukuman.

  1. DOA

+ Kasih-Mu lebih luas dari langit, ya Allah, dan setia-Mu menjangkau awan gemawan, maka orang lemah dan berdosa boleh datang kepada-Mu. Kami datang kepada-Mu juga. Baruilah dan kuduskanlah kami dalam Kasih-Mu abadi + Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *