Sari Firman Minggu Biasa XV: Perutusan Dua Belas Rasul

 

Pater Leo Kleden SVD

Bacaan

Injil Markus 6:7-13

Nas Injil ini mengisahkan perutusan awal kedua belas Rasul. Perutusan definitif baru diberi sesudah Kebangkitan Yesus.

  1. Yesus mengutus mereka berdua-dua, dan mereka dilarang membawa uang atau pun bekal.
  2. Metode pastoral-misioner Yesus adalah “pastoral tangan kosong”: Mereka tidak boleh mengandalkan jaminan manusiawi. Andalan satu-satunya ialah Tuhan yang mengutus mereka.
  3. Itu berarti: Pastoral tangan kosong hanya berhasil kalau “tangan kosong” diimbangi “hati yang penuh”:       Penuh    iman, pengharapan dan kasih.
  4. Mereka diutus “mewartakan bahwa orang harus bertobat”. Inilah inti warta Yesus sejak awal: “Waktunya telah genap, Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil”.
  5. Orang harus bertobat karena Allah dekat dengan kita secara personal, Tuhan menyayangi umat-Nya.
  6. Pengutusan Rasul-rasul disertai kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit dalam nama Tuhan.
  7. Seperti rasul-rasul, setiap kita yang beriman juga diutus mewartakan Kabar Gembira. St. Fransiskus Asisi berkata: “Wartakan selalu Kabar Gembira, hanya kalau perlu gunakan kata-kata”.
  8. DOA: + Tuhan, dalam sunyi, tanpa kata, jadikan hidup kami juga pewartaan Kabar Sukacita-Mu + Amin