SARI FIRMAN: MINGGU BIASA KE-14 Yesus Ditolak Di Nazaret

Pater Leo Kleden SVD

Injil Markus 6:1-6: “Yesus ditolak di Nazaret”.

  1. Sesudah berkarya beberapa waktu di depan umum, Yesus kembali ke kota asal-Nya Nazaret. Pada hari Sabat Yesus mengajar di Sinagoga.
  2. Orang-orang takjub karena Yesus mengajar dengan kewibawaan yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Para rabi Yahudi biasa mengajar dengan mengutip rabi-rabi terkenal dari masa yang silam. Sedangkan Yesus dalam pewartaan-Nya berbicara dengan otoritas pribadi: “Kamu sudah mendengar…, Tetapi Aku berkata kepadamu…”.
  3. Sesudah takjub sesaat, mereka menolak Dia, karena mereka mengenal-Nya sebagai tukang kayu, anak Maria. Dia bukanlah tokoh dari kalangan para rabi. Sanak keluarga-Nya pun mereka kenal. Bagaimana mungkin Dia bicara seperti itu? “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya?” Dan mereka menolak Dia, karena Dia hanya tukang kayu.
  4. Sejak kelahiran-Nya di palungan Betlehem hingga kerja keras-Nya di bengkel tukang kayu Nazaret, Putra Allah menyembunyikan keagungan-Nya dalam selubung kesahajaan, agar hanya orang yang tulus dan rendah hati bisa menerima-Nya.
  5. DOA

+ Tuhan, bukalah mata iman kami untuk mengenal Engkau dalam wajah sesama, dan bukalah telinga kami untuk mendengar Firman-Mu yang penuh daya dalam selubung pewartaan nan sahaja + Amin