Orang Pertama yang Membakar Buku

http://kabarmisionaris.com/orang-pertama-yang-membakar-buku.html

http://kabarmisionaris.com/orang-pertama-yang-membakar-buku.html

Buku muncul untuk pertama kalinya dalam peradaban manusia di wilayah kering Sumeria, dulu Mesopotamia dan kini Irak selatan, di antara aliran Sungai Efrat dan Tigris, sekitar 5.300 tahun yang lalu. Anehnya, buku menghilang secepat ia mengada. Sebagian karena materialnya dari tanah liat, dan sebagian lagi karena bencana alam seperti banjir, atau tangan manusia yang dengan mudah meremuknya.

Tentang keterlibatan manusia dalam menghancurkan buku, sejarahwan mencatat nama Akhenaton, pelopor monoteisme, menjadi orang pertama yang membakar buku. Dia menyuruh naskah-naskah rahasia dihancurkan agar agama yang dianutnya menjadi tunggal.

Dalam perkembangan selanjutnya, buku-buku dibakar dengan tujuan yang sama, menghilangkan tautan memori, tautan kesadaran pada pengalaman masa lampau, dan serentak menghapus identitas budaya tertentu agar hanya ada satu agama, satu cara pandang yang berkembang.

Pada titik ini kita mengerti mengapa Yesus sampai mengucapkan hal ini, “Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kataKu kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan” (Lukas 12:51)

Karena ajaran Yesus hadir di tengan sekian banyak ajaran lain dan tidak banyak orang yang bisa menerima perbedaan, tidak banyak orang yang bisa menghargai keyakinan agama lain.

Apakah kita termasuk dalam penganut agama yang juga mengabaikan perbedaan dan merasa diri paling benar? (Bill Halan)

Sumber inspirasi: Buku Penghancuran Buku (Fernando Baez)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *