Kisah Ketua Stasi di Pastoran Telok

c21eaa0f798a7b683bdc41aae7cc19c5

Makan pagi di pastoran hari ini agak berbeda. Ini bukan karena menunya yang berubah, tetapi karena saya makan bersama salah seorang ketua stasi yang menginap di Pastoran Telok, Paroki St. Joseph Freinademetz Telok, Katingan, Kalimantan Tengah.

Kami saling bergurau dan terbahak menikmati menu pemberian Tuhan ala kadarnya. Sukacita ini tak tertahankan. Saya merasa kenyang dua kali ketika Bapak Ketua Stasi sharing pengalaman suka dukanya dalam keluarga.

Suatu ketika susu untuk anak-anak habis dan uang sesen pun tidak ada lagi. Ia duduk dan meneteskan air mata memikirkan apa yang sangat dibutuhkan keluarga terutama anak-anaknya. Sambil menghapus air matanya,  ia berdoa, “Tuhan apakah Engkau melewati rumahku dan pergi membagikan rejeki hanya untuk tetanggaku?”

Ia terdiam. Beberapa saat kemudian,  datang seseorang meminta bantuannya untuk memindahkan lanting. Ia pun segera membantu sahabatnya itu. Setelah itu, sahabatnya itu memberi dia sejumlah uang dan uang itu ia gunakan untuk  membeli susu dan beras untuk kebutuhan anak dan keluarga.

Pada akhir cerita ia menegaskan : Tuhan tak pernah melewati rumah kita begitu saja asal kita memiliki kekuatan hati. (Pater Domi Neno, SVD)

Catatan: Saya sudah mendapat izin dari Bapak Ketua Stasi untuk membagikan pengalaman ini kepada teman-teman dan para sahabat di mana pun berada.

Sumber foto:

https://s-media-cache- ak0.pinimg.com/736x/c2/1e/aa/c21eaa0f798a7b683bdc41aae7cc19c5.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *