Diputus Pacar di Ruang Sidang

http://kabarmisionaris.com/diputus-pacar-di-ruang-sidang.html

http://kabarmisionaris.com/diputus-pacar-di-ruang-sidang.html

Sudah jatuh tertimpa tangga (apalagi tangga besi) pula, pepatah ini tepat dilekatkan pada diri Deki Tri Prasetyo.

Gara-gara terlibat dalam bisnis narkoba, pria yang satu ini harus duduk di kursi pesakitan sekaligus diputus oleh kekasihnya Yeni Agustin. Yeni, sang kekasih, terseret kasus narkoba karena persahabatannya dengan Deki.

Saat pembelaan, hakim menanyakan hubungan spesial Deki dan Yeni. Pria kelahiran 6 April 1984, tertunduk. Hakim bertanya, “Anda mencintai dia?” Tanya sang hakim sambil menunjuk Yeni. Deki jadi kikuk dan mengangguk.

Hakim kemudian bertanya kepada Yeni. “Apakah Anda mencintai dia?” ucapnya. Perempuan kelahiran 30 Agustus 1985 itu menjawab tegas, “Tadi iya, sekarang tidak, “katanya.

Deki tidak pernah membayangkan bahwa pedekatenya terhadap yeni Agustin selama bertahun-tahun kandas dalam sekejap. Cintanya, bertepuk sebelah tangan. PHK (Pemutusan Hubungan Kekasih) terjadi setelah keduanya mendengar tuntutan jaksa Chalidia di Pengadilan Negeri Surabaya (22/9).

Pada penghujung tanya itu sang hakim memberi komentar demikian, “Saudara, perlu kau tinjau ulang cintamu, bunuhlah rasa rindumu. Jangan jadi siksa bagi dirimu,”tutur hakim, menasehati Deki yang terus tertunduk. (Jumat 23 September 2016)

Ketika orang ingin menjadi kaya dengan menggunakan jalan pintas (bisnis narkoba), banyak hal yang akan menjadi korban, termasuk kasih sayang dari orang lain.

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (EF 2:10) (Bill Halan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *