HUT RI ke-71 di Slovakia

14045424_1089635831122060_487254041_oHUT RI Ke-71 dirayakan oleh orang Indonesia di mana saja mereka berada. Masing-masing warga merasa bangga akan tanah air tercinta, apalagi mereka harus merayakan Hari Ulang Tahun RI di negara orang. Berikut beberapa kisah menarik dari para misionaris yang menjadi

Kontributor Kabarmisionaris di Bogota-Colombia Pater Pier Making SVD; Slovakia oleh Pater Hans Dedy Tom, Portugal Diakon Viva SVD, dan Roma Vatikan oleh Pater Bernard Blolong SVD.

Untuk melengkapi tulisan, Admin Kabarmisionaris.com (Bill Halan) memberi informasi tambahan untuk memperkaya berita

Laporan Kontributor Kabarmisionaris Slovakia: Pater Hans Dedy Tom, SVD

Perayaan Hari Ulang Tahun RI ke-71, tanggal 17 Agustus 2016, kami rayakan di KBRI, tepatnya di Bratislava, dipimpin oleh Dubes RI untuk Slovakia H.E. Djumantoro Purwokoputro Purbo, MA. Upacara dimulai pada pukul 08.00 pagi, waktu setempat. Jumlah orang  Indonesia di Slovak tercatat kurang lebih 80 orang, tetapi yang hadir dalam HUT RI ini sekitar 50-an orang. Ditambah utusan dari pemerintah Slovakia.

14037345_1089637454455231_1461548963_o

Sejauh pengamatan saya, beberapa hadirin, khususnya perwakilan dari negara Slovakia, orang-orang bule, mereka gunakan kabaya dan batik saat mengikuti upacara bendera. Sebagai orang Indonesia kita bangga menyaksikan hal ini, tentu sebagai orang NTT, saya juga berharap suatu saat mereka juga mengenakan kain tenun NTT.

Jarak dari tempat tinggal saya, Nitra, ke KBRI, kami tempuh dengan mobil selama dua jam. Kalau dari tempat Pater Matias da Costa SVD (Misionaris asal Timor Leste ), Peterzalke, perjalanan kami tempuh kurang lebih dalam waktu 15 menit menggunakan mobil.

Dalam sejarah politik, hubungan persahabatan bilateral, Indonesia dan Slovakia diawali dengan membuka hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Republik Slovakia, pada 31 Desmber 1992, melalui pengakuan kemerdekaan Republik Slovakia. Republik Slovakia pada saat itu, secara resmi dan damai berpisah dari Federasi Cekoslovakia. Republik Slovakia kemudian membuka perwakilan Diplomatik di Jakarta dan sebaliknya Indonesia membuka perwakilan Kedutaan di Bratislava taun 1995.

Terkenang pertemuan bilateral antara mantan Presiden SBY dan mantan Presiden Republik Slovakia, Slovakia Ivan Gasparovic, pada tangal 10 Oktober 2011 yang membahas agenda kerja sama antara kedua negara. Kedua negara juga bertukar pandang mengenai permasalahan mengenai isu yang terjadi di kawasan maupun global. Pada kesempatan itu, Presiden Slovakia, Ivan Gasparovic, berniat menanamkan investasi sebesar US $ 1 miliar. Rencana investasi tersebut dilakukan melalui sektor swasta yang pada umumnya dan dalam industri manufaktur dan infraskturkur. Jadi, secara politik, memang hubungan kedua negara ini berlangsung baik.

Kondisi politik yang baik membuat kami betah tinggal di Slovakia. Pada perayaan HUT RI, kami berkumpul kembali bertemu dengan orang-orang Indonesia. Saya dari Timor, yang lain dari Flores, Jawa, Bali, atau Batak, dengan berbagai latar belakang agama, kami merasa bahwa kami ini satu, satu bangsa: bangsa Indonfotoesia. Tidak ada perbedaan yang kami persoalkan, yang kami tahu bahwa kami orang Indonesia.

Perayaan berlangsung khidmat. Kami bernyanyi sungguh-sungguh, saat dikibarkan bendera Merah Putih. Kami bangga menjadi orang Indonesia.

Sesudah perayaan ini kami berbincang-bincang sambil menanyakan hal-hal sederhana tetapi menyenangkan. Misalnya ada yang tanya, sudah berapa lama tinggal di Slovakia? Kerja di mana? Apakah kami bisa mengunjungi tempat kalian?Dan tidak lupa dari Indonesia bagian mana? Kalau yang baru datang biasanya tanya begini, “Eh di Slovak, aman atau tidak?” Semuanya berlangsung dengan baik. Ada juga yang tanya, “Restoran Indonesia di mana ya? Restoran Cina di mana ya? Restoran Asia dekat mana ya? Makanan paling murah dekat mana ya? Sambil bercerita kami menikmati tumpeng yang disediakan.

Oh satu lagi, bagi yang doyan makan RW, di sini tidak ada restoran untuk RW. Memukul dan menendang anjing saja sudah dapat denda. Mereka sangat menyayangi hewan.

Perjumpaan yang istimewa dalam HUT RI memperkuat rasa cinta kami terhadap tanah air, Indonesia tercinta. Merdeka!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *